https://ksbntv.com/
Tutup Menu
09 Des 2025 | Dilihat: 116 Kali

KSBN Tekankan Dongeng sebagai Fondasi Pembangunan Karakter Anak di Era Digital

noeh21
Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Kebudayaan, Ismunandar (kiri) bersama Ketua Umum Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN), Hendardji Soepandji usai pembukaan kegiatan \'Final Lomba Dongeng Nasional\' di Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Jakarta, Sabtu (6/12/2025).
      
KSBNtv.com | Jakarta – Ketua Umum Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN), Hendardji Soepandji, menegaskan pentingnya dongeng sebagai media pendidikan karakter anak di era digital. Pernyataan ini disampaikan dalam Final Lomba Dongeng Nasional di Plaza Insan Berprestasi, Kompleks Kemendikdasmen, Jakarta, Sabtu (16/11/2025).

"Dongeng tidak sekadar bercerita, tetapi mengalirkan energi positif dari orang tua kepada anak untuk penguatan literasi dan penanaman karakter religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas," ujar Hendardji.

Dongeng sebagai Media Penangkal Pengaruh Negatif Digital

Hendardji menilai dongeng memiliki peran strategis dalam menangkal nilai-nilai negatif yang cepat menyebar melalui media digital.

"Dongeng adalah media pendidikan karakter yang efektif, sekaligus penerjemahan nyata dari amanat Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan," jelasnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan karakter bangsa harus dimulai sejak usia dini melalui imajinasi yang dibangun lewat dongeng, sekaligus memperkuat literasi dan kearifan lokal di lingkungan pendidikan.

Sinergi Strategis untuk Pelestarian Tradisi Lisan

Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Kebudayaan, Ismunandar, menyatakan dongeng merupakan salah satu objek pemajuan kebudayaan yang penting.

"Memelihara budaya dongeng berarti telah turut memajukan kebudayaan. Upaya ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi kita semua," tegasnya.

Ismunandar memuji kontinuitas program lomba dongeng yang diselenggarakan KSBN bersama berbagai pihak.

"Keberlanjutan program seperti ini menjadi fokus penting dalam pelestarian tradisi lisan secara berkesinambungan," tambahnya.

Memperkuat Ekosistem Budaya yang Inklusif

Lomba Dongeng Nasional ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem budaya yang inklusif dan berkelanjutan. Sinergi antara Kementerian Kebudayaan, Kemendikdasmen, dan KSBN dinilai penting untuk menjaga tradisi lisan Nusantara tetap hidup di tengah derasnya arus digitalisasi.

Melalui kegiatan ini, KSBN kembali menegaskan komitmennya dalam membangun fondasi karakter bangsa sejak dini, sekaligus mengaktualisasikan peran tradisi lisan sebagai media pendidikan yang relevan dengan tantangan zaman. (Red)
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas